Cover Senjata Kami adalah Upacara Adat: Ungkapan Pelambang dan Mantra Nausus, Perempuan Pembela HAM-Lingkungan
Thumbnail Galeri
Non Fiksi

Senjata Kami adalah Upacara Adat: Ungkapan Pelambang dan Mantra Nausus, Perempuan Pembela HAM-Lingkungan

Penulis: - | Penerbit: Insist Press
Rp 75.000
Stok: 10 Eks • Berat: 350 Gram • Kondisi: Baru & Original
🛡️ 100% Produk Original
📦 Packing Aman
🚚 Pengiriman Cepat
💬 CS Respon Cepat

Sinopsis Buku

Senjata Kami adalah Upacara Adat merupakan suara lima Nausus—perempuan pejuang tanah airnya yang berdiri di garda depan melawan perusakan alam dan perampasan ruang hidup rakyat. Dari gunung batu Mollo yang dilindungi Mama Aleta, kebun sorgum yang dirintis Maria Loretha di Adonara, pulau Sangihe yang dibela Jull Takaliuang, hutan Gunung Kerasik yang dijaga Mardiana, sampai alam pegunungan Kendeng yang dipanggil ikut berjuang bersama Gunarti dengan doa dan pelambang tubuh-alam. Buku ini lahir dari proses panen pengetahuan, menggali kebijaksanaan yang tertanam dalam ingatan, tubuh, dan laku, oleh mereka sendiri, dan tampil dalam bentuk ungkapan kata-kata. Di sini, ungkapan pelambang dan mantra menjadi senjata budaya perempuan dalam merawat kehidupan, menyemai harapan, dan meneruskan perlawanan.