Cover Nenek Moyangku Seorang Anarkis: Bunga Rampai Masyarakat Tanpa Negara di Nusantara
Thumbnail Galeri
Non Fiksi

Nenek Moyangku Seorang Anarkis: Bunga Rampai Masyarakat Tanpa Negara di Nusantara

Penulis: Bima Satria Putra | Penerbit: Pustaka Catut
Rp 150.000
Stok: 10 Eks • Berat: 500 Gram • Kondisi: Baru & Original
🛡️ 100% Produk Original
📦 Packing Aman
🚚 Pengiriman Cepat
💬 CS Respon Cepat

Sinopsis Buku

Buku ini merangkum berbagai tulisan yang mempelopori kajian masyarakat tanpa negara di nusantara. Diterjemahkan dan disunting oleh Bima Satria Putra, dari Proyek Suku Api (PSA), buku ini bisa jadi pembuka yang mengantar ataupun melengkapi penelitian antropologi, etnografi dan sejarah lanjutan yang serupa. "Suku Dayak adalah sepenuhnya kaum anarkis, meskipun mereka mungkin belum pernah mendengar istilah itu dan bahkan akan menyangkal bahwa mereka adalah kaum anarkis jika Anda menjelaskan maknanya kepada mereka. Namun, hal itu tidak mengubah kenyataan politik yang mereka alami." -David B. Lauterwasser "Tidak mudah untuk menjelaskan mengapa orang Batak tetap 'terbelakang' secara politik dari sudut pandang teori evolusioner. [...] Namun, ada dua hal yang dapat dikemukakan. Jika dilihat dari dalam, masyarakat Batak tidak membutuhkan negara. Dan jika dilihat dari luar, tidak ada satu pun tetangga mereka -hingga abad kesembilan belas- yang memiliki kekuatan atau motivasi untuk menaklukkan mereka." -Lance Castles "[...] gerakan anarkisme individualis yang menolak mengakui otoritas luar mana pun. Kaum Saminis menolak modernitas bukan sebagai representasi dari keyakinan yang tentu saja menjijikkan bagi mereka, tetapi sebagai bagian, betapapun rendahnya, dari hierarki resmi yang alasan keberadaannya mereka tolak." -Harry. Benda dan Lance Castles