Cover Kisah dari Kebun Terakhir: Hubungan Kapitalis di Wilayah Adat
Thumbnail Galeri
Non Fiksi

Kisah dari Kebun Terakhir: Hubungan Kapitalis di Wilayah Adat

Penulis: Tania Murray Li | Penerbit: Marjin Kiri
Rp 120.000
Stok: Habis • Berat: 400 Gram • Kondisi: Baru & Original
🛡️ 100% Produk Original
📦 Packing Aman
🚚 Pengiriman Cepat
💬 CS Respon Cepat

Sinopsis Buku

Peraih American Ethnological Society Senior Book Prize 2016 dan George T. McKahin Prize 2016 Bersumber dari pengalaman dua puluh tahun melakukan riset etnografis di Sulawesi, Tania Murray Li menyuguhkan gambaran intim mengenai kemunculan hubungan-hubungan kapitalis di antara penduduk adat di perbukitan yang memprivatisasi lahan bersama mereka demi menanam primadona tanaman komoditas: kakao. Didorong oleh harapan untuk lepas dari kemiskinan dan keterpencilan, sebagian petani adat bertambah makmur sementara sebagian besar lainnya kehilangan lahan dan tak mampu lagi menghidupi keluarga. Tania Li menghadapkan pembaca pada dilema penduduk adat di tengah meningkatnya ketimpangan di antara mereka. Buku ini membantah narasi modernisasi yang digencarkan oleh badan-badan pembangunan bahwa petani yang kalah dalam persaingan tanaman ekspor bisa berganti kerja ke bidang dan tempat lain. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sedikit membuka lapangan kerja hanya membawa para petani tak bertanah ini ke jalan buntu: habisnya kebun. Buku ini juga menggugat para aktivis gerakan sosial yang jarang memberi perhatian pada proses privatisasi kebun yang dilakukan oleh petani sendiri, dan bukan dipaksakan oleh agribisnis besar atau negara. "Sebuah teladan penulisan etnografi untuk diikuti generasi-generasi baru pelajar dan peneliti agraria.” — Ben White, Development and Change